Bitcoin Pemahaman Nenek Moyang Loe?

Minggu ini akhirnya bisa menghabiskan waktu di Jakarta setelah beberapa minggu sebelumnya berdinas di luar kota.

Siang ini saya ditraktir kawan saya untuk menikmati sajian khas Manado di Mall Ambassador di sekitaran Kuningan, Meimo namanya yang berlokasi di foodcourt mall. Tapi bagi pembaca yang bukan pemakan segala, saya tidak merekomendasikan makan di sini. Harganya cukup murah dimana Rp.65 ribu sudah mendapatkan 3 jenis olahan daging dan sayur plus 1 tusuk sate ukuran besar.

Sajian di Meimo Mall Ambassador

Sempat diskusi beberapa topik mulai dari kerjaan, kecengan, sampai keluarga, sampailah kami pada diskusi tentang Bitcoin. Ya, bitcoin.. Salah satu jenis investasi jaman now yang penuh pro dan kontra.

Gambar diambil dari m.huffingtonpost.com.au

Teman saya ini mendengar bitcoin dari kawannya namun karena masih penasaran, dia coba tanya lagi pada saya. Apakah bitcoin itu? Memangnya aman buat investasi? Cara mendapatkannya gimana?

Mungkin bagi sebagian manusia awam pertanyaan-pertanyaan itu yang sering muncul. Di sini saya ingin mencoba memaparkan bagaimana menjelaskan bitcoin ke manusia awam semudah menjelaskan bitcoin ke kakek/nenek kita.

Begini kira-kira cara menjelaskannya :

1. Bitcoin itu uang biasa tapi bentuknya digital

Menurut saya tidak perlu kita jelaskan lewat istilah yang rumit macam cryptocurrency atau blockchain, cukup katakan itu uang tapi bentuknya digital (maya). Jelaskan bahwa bitcoin memiliki nilai dan bisa juga digunakan untuk transaksi maupun dipertukarkan.

Bagian paling sulit adalah menjelaskan wujudnya yang digital. Kita bisa mengandaikannya dengan uang yang tersimpan di bank dimana kita tidak memegangnya tapi kepemilikannya tercatat dan bisa kita cairkan.

Dapat dicairkan ke bentuk mata uang berbagai negara


2. Bitcoin bisa didapatkan dengan ditambang atau dengan penukaran uang

Bitcoin bisa didapatkan layaknya kita mendapatkan US Dollar atau Ringgit Malaysia yaitu dengan cara ditukarkan alias money changer. Jelaskan pula money changer bitcoin tidak dalam wujud counter seperti money changer kebanyakan namun bersifat digital juga misalnya lewat bitcoin.co.id.

Bitcoin bisa didapatkan pula bila ada orang yang mengirimkan bitcoinnya kepada kita. Namun dengan catatan kita sudah memiliki wallet/dompet bitcoin.

Bagian tersulit adalah menjelaskam bahwa bitcoin dapat kita cetak sendiri. Caranya adalah dengan penambangan bitcoin digital tentunya memerlukan spesifikasi komputer canggih, algoritma, dll. Namun prinsipnya sama dengan menambang emas jaman dulu.

3. Bitcoin bisa dipakai belanja, namun belum legal di Indonesia

Sampai saat ini Bank Indonesia belum mengakui Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia. Banyak berita yang mengabarkan Bank Indonesia tahun depan akan melarang bitcoin.

Screenshoot info seputar bitcoin di Indonesia

Berbeda dengan di Indonesia, beberapa negara lain seperti Jepang bitcoin sudah sah dapat digunakan untuk berbelanja barang apa saja mulai dari makanan, software, bahkan sampai beli properti.

4. Bitcoin banyak dipakai untuk investasi

Nilai bitcoin melonjak sangat drastis dalam beberapa tahun belakangan. Jadi jangan heran bila orang yang berinvestasi bitcoin bisa kaya mendadak hanya lewat bitcoin. Performanya dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Grafik performa bitcoin 2 bulan terakhir

So, dengan 4 poin penjelasan singkat di atas, akan lebih mudah untuk kawan kita tahu apa itu bitcoin. Tapi jangan lupa peringatkan juga resikonya dibalik kemampuan bitcoin untuk menghasilkan cuan yang lumayan. Bijaklah dalam bermain bitcoin adalah intinya :)

Salam
Hufi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyimak Holding BUMN Pertambangan dari Atas Kereta

Lets start to travelling, trading, and eating!!

Break Lebaran, Pastikan Portfolio Anda Aman